Welcome to My Website

Assalamu'alaikum,
Selamat datang di gubukku , tempatku menyalurkan uneg-uneg, hanya sekedar untuk membagi ilmu saja, dan mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan. Karena manusia takkan pernah luput dari salah dan dosa. Saya tidak bisa maju tanpa komentar, apabila ada saran dan kritik mohon disampaikan.
Wassalam.

Selasa, 15 Maret 2011

Memilih GSM untuk internet?

Mungkin artikel ini sudah banyak tersedia di blog-blog lain, namun kami kira tidaklah salah untuk sedikit berbagi, mengingat tidak sedikit customer kami yang masih bingung menentukan kartu apa yang baik untuk berinternet.

Ok… mari kita langsung saja tanpa banyak basa basi, karena artikel ini bisa basi duluan hehehe

Sebelum anda memilih layanan yang baik, hendaknya anda melakukan survey dulu, mengingat layanan internet GSM Mobile Broadband XL, IM3, Telkomsel dan sebagainya adalah SAMA SAJA hehehhe lho maksudnya apa nih??

Terkadang kita terlalu tersugesti/mempercayai dengan label yang menempel pada sebuah perangkat, misalnya, sebuah modem merek xxx berlabel WCDMA/HSDPA /3G, speed 7.1MBps,, Nah kebanyakan dari kita yang awam akan bergumam seperti ini… “wah kalau pake modem yang ini pasti internetannya kenceng dan harus pake helem hehehehehe :D ”

But… modem adalah sebuah modem dan tidak akan bisa menjadi bubur :D :D :D
modem hanya akan bekerja jika ada kartu SIM GSM (Indosat, Telkomsel, Xl, 3 dan lain-lain). Kecepatan internetnya?? Nah ini tergantung dari jaringan yang ada di darah anda (biasanya sih GPRS dan 3G/HSDPA), layanan GSM-broadband dikota besar mungkin lebih cepat daripada layanan didaerah pedesaan, kenapa? karena kebanyakan di kota-kota besar mereka telah meng-upgrade infrastrukturnya menjadi lebih canggih, misalnya dengan teknologi 3G, dengan teknologi 3G atau HSDPA kita akan dapat mengakses data dengan kecepatan Up to 3.6MBps sedangkan didaerah yang jauh dari kota biasanya hanya terdapat jaringan GPRS yang memiliki jalur kecepatan up to 54kbps. Tapi saya harap anda tidak terlalu percaya diri akan mendapatkan kecepatan 3.6MBps meskipun didaerah anda terdapat jaringan HSDPA, ini juga tergantung dari layanan apa yang anda ambil. Apa saja jenis layanannya?

Beberapa vendor GSM mengeluarkan paket produk internet murah, saya ambil contoh yang lebih populer dan lebih banyak dipakai saja:

Telkomsel mengeluarkan layanan Internet unlimited Up To 256kbps

Indosat juga mengeluarkan paket IM2 unlimited Up To 256kbps

Apakah ada yang lain?? jawabannya ada…. Xl, 3, axis dan lain-lain juga mengeluarkan produk yang sama. Namun disni saya hanya memberi gambaran saja.

Nah mari kita lihat, dari gambaran spesifikasi teknisnya, Up To 256kbps kita dapat menyimpulkan bahwa, dengan menggunakan salah satu layanan di atas kita akan mendapatkan kecepatan akses MAKSIMAL MENCAPAI 256kbps, meskipun jaringan didaerah kita adalah HSDPA / 3.6MBps, tetap saja kita mendapat kecepatan Up-To 256kbps. Up-to 256kbps ini pun tidaklah menjadi jaminan kita untuk mendapat kecepatan 256kbps stabil, mungkin dibawah atau bahkan sangat lambat sekali, hal ini tergantung dari berapa banyak pengguna yang online pada saat yang sama (trafik), semakin banyak pengguna yang berbarengan maka internet semakin lambat dan sebaliknya.

Jadi kesimpulanya, apapun jaringan anda, entah itu Telkomsel, XL, Indosat, atau 3 (baca Tri) yang menentukan kecepatan aslinya adalah Jaringan (apakah GPRS, Edge, HSDPA atau UMTS), faktor lainnya adalah kepadatan pengguna jaringan tersebut, makin padat makin lambat.

So kesimpulannya adalah, tidak ada pilihan yang absolut dan mutlak (untuk saat ini), bahkan beberapa tips di majalah/tabloid/blog menyarakan anda untuk menjadi seekor kutu loncat :D bukan menghina bukan memuji ini beneran :D

Saran kami:

1. Ketahui jaringan (apakah GPRS/Edge/HSDPA) didaerah mana anda lebih sering menghabiskan waktu untuk berinternet? pilihlah yang ada jaringan HSDPA.
2. Jika internet yang anda gunakan sudah terasa lelet, segeralah pindah ke layanan yang lain (mungkin disebabkan oleh jumlah pengguna yang sudah banyak)
3. Jika anda adalah seorang pengelana atau no-madden yang sering keluar daerah, sebaiknya memilih layanan yang memiliki coverage area terluas.

Nah… demikian coretan-coretan ini saya buat, semoga bisa sedikit membantu, mohon maaf kalau ada salah-salah jangan ragu untuk bersaran dan berkritik :) monggo silakan di comment, mari berbagi disini.

Cekidot !!!......

Kamis, 03 Maret 2011

Memilih Anti Virus

Anti virus digunakan untuk mencegah inveksi oleh virus atau melakukan scan/cleaning pada file/sistem yang terinveksi virus/trojans/worm. Software anti virus merupakan pertahanan utama terhadap masalah virus/trojans/worm. Anti virus haruslah efektif dan selalu up-to-date.

Mengapa harus menginstall software anti-virus ?
Tanpa anti virus kita menjadi sangat rawan/mudah rentan terserang virus komputer, antara lain :
* Infeksi email attachment.
* Infeksi “Drive-by” karena mengunjungi website yang korup.
* Virus yang menyerang melalui internet (“worms”).
* Spyware yang dipicu oleh infeksi virus.
* Virus yang menyebar menggunakan makro dalam aplikasi dokumen.
* Tergantung pada software yang anda gunakan, dapat mendeteksi beberapa(tidak semua) spyware.

Terkena virus dapat mengakibatkan dampak serius, diantaranya:
* Pencurian data pribadi.
* Penyalahgunaan.
* Kehilangan data.
* Komputer yang menjadi lambat atau tidak dapat digunakan.

Apa yang dilakukan software anti-virus
Software Anti-virus melindungi berbagai kemungkinan serangan:
* Men-scan email yang masuk yang mengandung virus.
* Memonitor file yang sedang dibuka atau dibuat untuk memastikan bahwa file-file tersebut tidak terinfeksi virus.
* Melakukan scan secara berkala pada tiap file didalam komputer.

Apa yang software anti-virus tidak lakukan
Software anti-virus tidak melindungi anda atas :
* Virus yang tidak memiliki ciri / tanda unik / signature.
* Program yang anda install yang mungkin memiliki fitur tambahan yang tidak diinginkan.
* Kebanyakan spyware.
* Spam.
* Berbagai macam penyalahgunaan atau aktifitas kriminal.
* Hacker yang coba membobol komputer anda melalui internet.

Anti virus tidak akan berguna jika dimatikan untuk alasan tertentu dan akan tidak sangat efektif penggunaannya bila tidak sering dilakukan perbaruan(update) untuk mengenali virus terbaru. Signature dari virus seperti sebuah peta kejahatan lengkap dengan ciri-ciri penjahatnya. Tiap kali virus baru muncul, akan dilakukan analisa dan membuat penanda baru agar bila muncul kembali anti virus bisa melakukan blok.

Bagaimana cara memilih anti-virus?
Baik untuk penggunaan personal maupun untuk kantor ada banyak pilihan

Personal/Standalone atau Paket ?
Sebagian perusahaan pengembang antivirus menjual standalone program yang dapat digunakan untuk melakukan proteksi terhadap virus. Untuk paket dilengkapi proteksi lain misalnya firewall, spam filtering, anti-spyware dan lainnya.

Dalam memilih anti-virus ada beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan:
* Harga.
* Review di website yang memiliki reputasi baik.
* Mudah tidaknya diset dan digunakan.
* Tingkat kualitas dukungan teknis, termasuk website pendukung.
* Frequensi dan lkemudahan update.

Beberapa anti-virus komersial, antara lain:
* F-Secure.
* McAfee.
* Symantec.
* Trend Micro.

Free anti-virus software
* Grisoft AVG Anti-Virus.
* AntiVir.
* ALWIL Avast.
* ClamWin.

free anti-virus lokal
* Smadav.
* Pcmav
* Ansav
* Artav

Saran untuk pencegahan:
* Jangan buka file attachment dari pengirim tak dikenal.
* Gunakan macro protection pada Microsoft Office, misal Word dan Excel.
* Jangan lupa untuk meng-update secara teratur.
* Gunakan hanya satu anti-virus pada saat bersamaan.
* Providing you update virus signatures regularly, as a general rule, you don’t need to buy every single new release of the anti-virus software to stay protected.
* Prevention is better than cure.

Cekidot !!!......